TIRAI OTOMATIS DENGAN SENSOR LDR
1. Tujuan
[back]
- Mengetahui bentuk rangkaian kontrol tirai otomatis menggunakan sensor LDR
-Memahami prinsip kerja rangkaian kontrol tirai otomatis menggunakan sensor LDR
Komponen yang dibutuhkan:
LDR (Light Dependent Resistor) merupakan salah satu komponen resistor yang nilai resistansinya akan berubah-ubah sesuai dengan intensitas cahaya yang mengenai sensor ini.
Apabila
semua / salah satu input merupakan bilangan biner (berlogika) 1, maka
output akan menjadi 1. Sedangkan jika semua input adalah bilangan biner
(berlogika) 0, maka output akan berlogika 0.
Resistor adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk menghambat atau membatasi aliran listrik yang mengalir dalam suatu rangkain elektronika.
Motor Listrik DC atau DC Motor adalah suatu perangkat yang mengubah energi listrik menjadi energi kinetik atau gerakan (motion).
Sebagai sumber arus DC
LED
dapat kita definisikan sebagai suatu komponen elektronika yang terbuat
dari bahan semikonduktor dan dapat memancarkan cahaya apabila arus
listrik melewatinya. Led
(Ligth-Emitting Diode) memiliki fungsi utama dalam dunia elektronika
sebagai indikator atau sinyal indikator atau lampu indikator.
Pengertian Buzzer adalah
sebuah komponen elektronika yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi
getaran suara. Buzzer ini biasa dipakai pada sistem alarm. Juga bisa
digunakan sebagai indikasi suara. Buzzer adalah komponen elektronika
yang tergolong tranduser.
Operational
Amplifier atau lebih dikenal dengan istilah Op-Amp adalah salah satu
dari bentuk IC Linear yang berfungsi sebagai Penguat Sinyal listrik.
Sebuah Op-Amp terdiri dari beberapa Transistor, Dioda, Resistor dan
Kapasitor yang terinterkoneksi dan terintegrasi sehingga memungkinkannya
untuk menghasilkan Gain (penguatan) yang tinggi pada rentang frekuensi
yang luas. Dalam bahasa Indonesia, Op-Amp atau Operational Amplifier
sering disebut juga dengan Penguat Operasional.
Pada dasarnya, kondisi Op-Amp ideal hanya merupakan teoritis dan hampir
tidak mungkin dicapai dalam kondisi praktis. Namun produsen perangkat
Op-Amp selalu berusaha untuk memproduksi Op-Amp yang mendekati kondisi
idealnya ini. Oleh karena itu, sebuah Op-Amp yang baik adalah Op-Amp
yang memiliki karakteristik yang hampir mendekati kondisi Op-Amp Ideal.
Potensiometer
adalah sebuah jenis resistor yang mengatur sebuah tahanan atau hambatan
secara linier atau Komponen resistif tiga kawat yang bertindak sebagai
pembagi tegangan yang menghasilkan sinyal output tegangan variabel
kontinu yang sebanding dengan posisi fisik wiper di sepanjang trek.
Dalam
perancangan rangkaian sistem pengendali (control system) seringkali
dibutuhkan rangkaian counter dan juga rangkaian yang berfungsi untuk
menampilkan hasil perhitungan pada display (tampilan). IC
CD4026 dapat melakukan penghitungan sekaligus juga menyediakan decoder
seven segment, tanpa perlu menambahkan lagi IC lain. Didalam IC CD4026
terdapat sebuah BCD counter, yaitu rangkaian counter yang menghitung
dari 0 sampai 9 (= modulo 10).

Seven segment merupakan bagian-bagian yang digunakan untuk menampilkan
angka atau bilangan decimal. Seven segment tersebut terbagi menjadi 7
batang LED yang disusun membentuk angka 8 dengan menggunakan huruf a-f
yang disebut DOT MATRIKS. Setiap segment ini terdiri dari 1 atau 2 LED
(Light Emitting Dioda). Seven segment bisa menunjukan angka-angka
desimal serta beberapa bentuk tertentu melalui gabungan aktif atau
tidaknya LED penyususnan dalam seven segment.
Common Cathode merupakan bergabung menjadi satu Pin, sedangkan penujang
Anoda bisa menjadi Input untuk masing-masing Segmen LED. Kaki Katoda
yang terhubung menjadi 1 Pin ini merupakan Terminal Negatif (-) atau
Ground sedangkan Signal Kendali (Control Signal) akan diberikan kepada
masing-masing Kaki Anoda Segmen LED.LED Seven Segment Display Tipe
Common Katoda.
Cara kerja dari tirai tersebut
adalah menggunakan sebuah sensor cahaya yang diletakkan di dalam ruangan
tetapi menghadap keluar ruangan. Intensitas cahaya yang diterima oleh
sensor dirubah menajadi tegangan listrik yang mampu di baca oleh
mikrokontroler. Kondisi intensitas cahaya ketika cuaca sedang dalam
kondisi panas (siang hari) berbeda dengan saat mendung atau berawan,
serta intensitas cahaya pada malam. Jika kondisi cahaya pada siang hari
sedang panas maka tirai akan terbuka. Sedangkan pada saat cuaca mendung
intensitas cahaya yang diterima oleh sensor tidak terlalu tinggi maka
tirai akan menutup sebagian. Sedangkan pada saat malam intensitas cahaya
yang diterima oleh sensor sangat kecil sehingga pada kondisi ini tirai
akan menutup seluruhnya. solusi jika ingin menutup tirai karena silau
atau ingin membuka tirai disaat mendung adalah dengan mematikan sensor.
Hal lain yang membuat tirai otomatis ini menjadi suatu gagasan yang
bagus adalah karena bahan yang digunakan untuk tirai bersifat anti api,
tidak tembus pandang dan pastinya tampak indah.
Dilihat dari sudut pemanfatan jika lupa mematikan lampu termasuk pemborosan dalam penggunaan listrik, karena kondisi keterbatasan listrik yang memadai maka diperlukan penghematan pemakaian listrik yang sewajarnya. Jika tidak dilakukan penghematan maka akan menambah biaya dalam pembayaran listrik itu sendiri. Kemudian apabila lupa membuka atau menutup gorden secara tepat waktu, bisa mengakibatkan lembabnya udara dalam ruangan karena tidak adanya cahaya cukup yang masuk kedalam ruangan. Padahal udara lembab sangat berbahaya jika berhubungan dengan alat-alat elektronik misalnya kamera, karena bisa merusak komponen. Mungkin perkerjaan tersebut diatas sangatlah sepele akan tetapi bisa berdampak cukup fatal. Dengan adanya permasalahan-permasalahan diatas, penulis membuat rancang bangun penggerak buka tutup tirai dan saklar lampu otomatis dengan sensor cahaya.
Prinsip Kerja
Saat menutup gorden di malam hari Saat sensor A mendeteksi adanya cahaya di dalam kamar dari lampu, maka
cahaya akan masuk ke LDR. Saat LDR mendapatkan cahaya dengan intensitas
tinggi maka resistansi LDR akan kecil sehingga arus dari Vcc dapat
mengalir.
Arus kemudian masuk ke potensiometer dan ke op-amp. Op-amp
pada rangkaian berfungsi sebagai komparator. Tegangan dari Vcc kemudian
masuk ke op-amp dan dibandingkan dengan tegangan pada potensiometer.
Karena resistansi LDR kecil maka tegangan yang mengalir ke kaki negatif
op - amp menjadi besar dan sesuai prinsip kerja komparator maka output
dari op-amp adalah tegangan yang besar maka LED 1 menyala sebagai
indikator di dalam kamar lampu hidup.
Logika 1 kemudian masuk ke input 1
gerbang OR 1 dan input 2 mendapat logika 0 dari ground sehingga output
nya adalah logika 1 yang memutar motor secara clockwise dan menutup
gorden. Logika output 1 juga masuk ke IC 4026 sebagai clock untuk
menghitung jumlah malam yang telah terlewatkan. Ketika gorden kembali
menutup di malam berikutnya maka input logika 1 masuk ke IC 4026 yang no
1 dan memunculkan angka 1 pada seven segment. Untuk puluhan, diambil
dari CO IC 4026 yang no 1 menjadi clock IC 4026 no 2 yang akan
memunculkan display 1 pada IC 4026 no 2 apabila IC 4026 no 1 sudah
menghitung hingga 9.
Sedangkan sensor di luar ruangan tidak mendapatkan cahaya karena keadaan
gelap di malam hari, sehingga resistansi LDR besar dan arus dari Vcc
tidak dapat mengalir ke potensiometer dan Op-amp sehingga tidak ada juga
arus yang mengalir dari output op-amp (sangat kecil) sehingga input2
gerbang OR4 berlogika 0 dan input 1 gerbang OR 4 juga mendapat logika 0
dari ground maka motor mengikuti arah putaran motor 1 yaitu clockwise
dan gorden tertutup.
Saat membuka gorden di pagi hari Saat sensor B mendeteksi adanya cahaya di luar kamar dari matahari, maka
cahaya akan masuk ke LDR. Saat LDR mendapatkan cahaya dengan intensitas
tinggi maka resistansi LDR akan kecil sehingga arus dari Vcc dapat
mengalir. Arus kemudian masuk ke potensiometer dan ke op-amp. Op-amp
pada rangkaian berfungsi sebagai komparator. Tegangan dari Vcc kemudian
masuk ke op-amp dan dibandingkan dengan tegangan pada potensiometer.
Karena resistansi LDR kecil maka tegangan yang mengalir ke kaki negatif
op - amp menjadi besar dan sesuai prinsip kerja komparator maka output
dari op-amp adalah tegangan yang besar maka LED 2 menyala sebagai
indikator matahari sudah terbit. Logika 1 kemudian masuk ke input 2
gerbang OR 4 dan input 1 mendapat logika 0 dari ground sehingga output
nya adalah logika 1 yang memutar motor secara counterclockwise dan
membuka gorden.
Sedangkan sensor di dalam ruangan tidak mendapatkan cahaya karena lampu
dimatikan, sehingga resistansi LDR besar dan arus dari Vcc tidak dapat
mengalir ke potensiometer dan Op-amp sehingga tidak ada juga arus yang
mengalir dari output op-amp (sangat kecil) sehingga input1 gerbang OR1
berlogika 0 dan input 2 gerbang OR 1 juga mendapat logika 0 dari ground
maka motor mengikuti arah putaran motor 2 yaitu counterclockwise dan
gorden membuka.
4. Percobaan
[back]
1. Susun rangkaian seperti pada
gambar
2.Setelah itu Jalankan rangkaiannya.
No comments:
Post a Comment