CHAPTER 1
2. Tuliskan rumus kimia untuk senyawa berikut:
(a) merkuri (I) nitrat
(b) cesium oksida
(c) strontium nitrida.
Jawab :
(a) Angka romawi menunjukkan bahwa ion merkuri memiliki muatan 11. Berdasarkan Tabel 2.3, bagaimanapun, ion merkuri (I) adalah diatomik (yaitu, Hg2 21) dan ion nitrat adalah NO3 2. Dengan demikian rumusnya adalah Hg2 (NO3) 2.
(b) Setiap ion oksida mengandung dua muatan negatif, dan setiap ion cesium membawa satu muatan negatif muatan positif (sesium ada di Grup 1A, seperti natrium). Karena itu, rumusnya adalah Cs2O.
(c) Setiap ion strontium (Sr21) mengandung dua muatan positif, dan setiap ion nitrida (N32) menanggung tiga muatan negatif. Untuk membuat jumlah muatan sama dengan nol, kita harus sesuaikan jumlah kation dan anion: 3 (+2) + 2 (-3) = 0 Jadi, rumusnya adalah Sr3N2.
Jawaban :
· Kita akan berasumsi bahwa kita punya 1mol H3PO4
· Massa molar unsur dari 1mol H3PO4 ini dibagi dengan massa molar H3PO4 dan dikalikan 100%
· Sedangkan massa molar H3PO4 adalah 97,99g
jadi untuk jawaban nya:· H = (3 (1.008g) H / 97,99g ) x 100%
= 3.086%
· P = (30,97 / 97,99) x 100%
= 31.61%
· O = (4(16) / 97.99) x100%
= 65.31%
*Strategi
*Penyelesaian
*Latihan
5. Tekanan di luar pesawat jet yang terbang pada ketinggian tinggi jauh di bawah tekanan atmosfer standar. Karena itu, udara di dalam kabin harus diberi tekanan untuk melindungi penumpang. Berapa tekanan di atmosfer di kabin jika pembacaan barometer adalah 688 mmHg?
Jawab:
Karena 1 atm = 760 mmHg, faktor konversi berikut diperlukan untuk mendapatkan tekanan di atmosfer
1 atm/760 mmHg
Maka tekanan kabin
tekanan = 688mmHg x 1 atm / 760 mmHg
= 0,905 atm
CHAPTER 6
Jawaban :
Untuk menghitung perubahan energi gas, kita membutuhkan Persamaan pada tabel 6.1. Usaha kompresi positif dan karena kalor dilepaskan oleh gas, maka q negatif, sehingga :
ΔU = q + w
= -128 J + 462 J
= 334 J
Hasilnya, energi dari gas bertambah sebesar 334 J.

No comments:
Post a Comment