Sunday, October 4, 2020

Latihan 2

    

 CHAPTER 1

1. (a) Di bawah suhu transisi 21418C, zat tertentu menjadi a
          superkonduktor; yaitu, dapat menghantarkan listrik tanpa hambatan. Berapa suhunya
          dalam derajat Fahrenheit? 
    (b) Helium memiliki titik didih terendah dari semua unsur di
          24528F. Ubah suhu ini menjadi derajat Celcius.
    (c) Merkuri, satu-satunya logam yang ada
         sebagai cairan pada suhu kamar, meleleh pada suhu 238,98C. 
         Ubah titik lelehnya menjadi kelvin.

jawab:

    (a) 

    (b) 
    (c)
 
 
 
CHAPTER 2

2. Tuliskan rumus kimia untuk senyawa berikut: 

    (a) merkuri (I) nitrat  

    (b) cesium oksida  

    (c) strontium nitrida.

Jawab :  

(a) Angka romawi menunjukkan bahwa ion merkuri memiliki muatan 11. Berdasarkan Tabel 2.3,             bagaimanapun, ion merkuri (I) adalah diatomik (yaitu, Hg2 21) dan ion nitrat adalah NO3 2. Dengan demikian rumusnya adalah Hg2 (NO3) 2.

(b) Setiap ion oksida mengandung dua muatan negatif, dan setiap ion cesium membawa satu muatan negatif muatan positif (sesium ada di Grup 1A, seperti natrium). Karena itu, rumusnya adalah Cs2O.

(c) Setiap ion strontium (Sr21) mengandung dua muatan positif, dan setiap ion nitrida (N32) menanggung tiga muatan negatif. Untuk membuat jumlah muatan sama dengan nol, kita harus sesuaikan jumlah kation dan anion: 3 (+2) + 2 (-3) = 0 Jadi, rumusnya adalah Sr3N2.
 
 
 
CHAPTER 3
  
3. Asam fosfat (H3PO4) adalah cairan tak berwarna seperti sirup yang digunakan dalam deterjen ,              pupuk,dan minuman berkarbosinasi untuk rasa tajam . Hitunglah persen komposisi H ,P,O dalam           senyawa ini.

 

Jawaban :

·  Kita akan berasumsi bahwa kita punya 1mol H3PO4

· Massa molar unsur dari 1mol H3PO4 ini dibagi dengan massa molar H3PO4 dan dikalikan 100%

· Sedangkan massa molar H3PO4 adalah 97,99g

        jadi untuk jawaban nya: 

·         H = (3 (1.008g) H / 97,99g ) x 100%

                    = 3.086%

·         P = (30,97 / 97,99) x 100%

        = 31.61%

 

·         O = (4(16) / 97.99) x100%

        = 65.31%

 


 
CHAPTER 4
 
4. Kelompokkan senyawa ionik berikut sebagai dapat larut atau tidak dapat larut: 
    (a) perak sulfat          (Ag₂SO₄), 
    (b) kalsium karbonat (CaCO₃), 
    (c) natrium fosfat      (Na₃PO₄).

    *Strategi
    Meskipun tidak perlu menghafal kelarutan senyawa, kita harus tetap mengingat aturan yang berguna     berikut: semua senyawa ionik yang mengandung kation logam alkali; ion amonium; dan ion nitrat,         bikarbonat, dan klorat adalah zat dapat larut.

    *Penyelesaian 
    (a) Menurut Tabel 4.2, Ag₂SO₄ tidak dapat larut. 
    (b) Ini adalah karbonat dan Ca adalah logam Golongan 2A. Oleh karena itu, CaCO₃ tidak dapat larut. 
    (c) Natrium adalah logam alkali (Golongan 1A) jadi Na₃PO₄ larut.

    *Latihan
    Kelompokkan senyawa ionik berikut sebagai dapat larut atau tidak dapat larut: 
    (a) CuS, 
    (b) Ca(OH)₂, 
    (c) Zn(NO₃)₂.

    *Jawaban
    (a)Tidak larut,Karena Cu bukan logam alkali dan S merupakan senyawa tidak larut
    (b)Tidak larut,Karena Ca dan (OH) termasuk ke dalam senyawa tidak larut
    (c)Larut,karena NO3 termasuk kedalam senyawa larut.
 
 
 
CHAPTER 5
 

5.  Tekanan di luar pesawat jet yang terbang pada ketinggian tinggi jauh di bawah tekanan atmosfer             standar. Karena itu, udara di dalam kabin harus diberi tekanan untuk melindungi penumpang. Berapa      tekanan di atmosfer di kabin jika pembacaan barometer adalah 688 mmHg?

    Jawab:

    Karena 1 atm = 760 mmHg, faktor konversi berikut diperlukan untuk mendapatkan tekanan di                 atmosfer

1 atm/760 mmHg

Maka tekanan kabin

tekanan = 688mmHg x 1 atm / 760 mmHg

                                                               = 0,905 atm

 

CHAPTER 6


6. Usaha yang dilakukan saat gas dikompresi dalam silinder sebesar 462 J. Selama proses, terjadi                 perpindahan kalor sebesar 128 J dari gas ke sekitarnya. Hitunglah perubahan energi yang terjadi             pada proses tersebut.

    Jawaban :

    Untuk menghitung perubahan energi gas, kita membutuhkan Persamaan pada tabel 6.1. Usaha                 kompresi positif dan karena kalor dilepaskan oleh gas, maka q negatif, sehingga :

ΔU = q + w

                     = -128 J + 462 J

       = 334 J

    Hasilnya, energi dari gas bertambah sebesar 334 J.

 

 
 
 

No comments:

Post a Comment